Ingin Bayar Pajak? Simak Info Berbagai Tarif Pajak di Indonesia Berikut Ini!

Tarif pajak merupakan penetapan suatu jumlah atau presentase jumlah wajib pembayaran pajak yang telah diatur dalam Undang-Undang yang digunakan dalam penghitungan dan menentukan jumlah kena pajak yang harus dibayarkan dan disetorkan oleh seseorang, serta dipungut oleh Wajib Pajak. Tarif wajib pajak yang berlaku di Indonesia akan ditentukan berdasarkan dua hal, pertama dalah tarif pajak yang ditentukan berdasarkan persentase (%) dan yang kedua  adalah tarif pajak yang ditentukan berdasarkan nominal saja. Sehingga dalam penghitungan tarif pajaknya cukup dengan mengalikan tarif pajak dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP). Sedangkan untuk DPP ini ada beberapa macam yang tergantung pada keadaan, perbuatan atau peristiwa hukum yang terjadi, dapat berupa peredaran bruto, penjualan, penghasilan netto atau penghasilan bersih, penggantian, dan lain sebagainya.

Adapun berbagai tarif pajak yang diberlakukan di Indonesia adalah sebagai berikut: pertama adalah tarif pajak tetap, dimana tarif pajak yang memiliki besaran nominal tetap tanpa mempertimbangkan jumlah yang dijadikan Dasar Pengenaan Pajak (DPP). Kedua adalah tarif pajak proporsional, dimana tarif pajak ini menggunakan presentase yang tetap tanpa perlu untuk memperhatikan Dasar Pengenaan Pajak (DPP), sehingga jumlah kena pajak akan sebanding dengan Dasar Pengenaan Pajak (DPP). Ketiga adalah tariff pajak progresif, dimana tarif pajak ini akan semakin besar presentasenya ketika Dasar Pengenaan Pajak (DPP) meningkat, tarif pajak ini digunakan padaUndang-Undang Pajak Penghasilan Negara Indonesia Pasal 17 ayat 1. Keempat adalah tarif pajak degresif, dimana tarif pajak ini akan semakin kecil ketika Dasar Pengenaan Pajak (DPP) yang ada menurun. Kelima adalah tarif pajak spesifik, dimana tarif pajak ini dengan satu jumlah tertentu atau pun satu jenis tertentu atau pun satuan jenis barang tertentu akan sesuai dengan spesifikasinya.

Berbagai tarif pajak yang diberlakukan di Indonesia ini pastinya memiliki pertimbangan serta perhitungan yang telah dipikirkan secara matang agar mampu untuk membawa keuntungan bagi semua pihak ketika menentukan tarif pajak yang telah dicantumkan dalam Undang-Undang Perpajakan. Sehingga hasil pengumpulan kena pajak oleh semua warga Indonesia hendaknya dapat digunakan dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan dapat membawa manfaat bagi seluruh warga Indonesia tanpa terkecuali. Sebagaimana yang telah diketahui bersama bahwa pendapatan dari pajak adalah ujung tombak dari perekonomian di negara Indonesia. Hasil dari pajak ini digunakan pada sektor infrastruktur negara, pemberian subsidi pendidikan, layanan fasilitas kesehatan, serta pengadaan transportasi umum bagi masyarakat di Indonesia.

Pemberlakuan tarif pajak pada masyarakat Indonesia hendaknya dapat diberlakukan secara adil dan rasional, jangan sampai ada tarif pajak yang dikenakan tersebut jumlah besarannya dirasa tidak masuk akal dan memberatkan bagi beberapa pihak. Maka dari itu, pada Dasar Pengenaan Pajak (DPP) haruslah dapat dipertimbangkan secara matang dan dapat diterapkan sesuai dengan kondisi nyata yang ada. Selain itu, tarif pajak yang sudah ditentukan ini haruslah dapat dijalankan dengan sebaik mungkin, agar tujuan dari pemberlakuan tarif pajak ini dapat tercapai. Tidak hanya itu saja, hal ini juga diharapkan akan mampu menjadi sumber kekuatan bagi Bangsa Indonesia untuk melakukan pembangunan menuju masa depan yang lebih baik dari hasil pungutan pajak dari masyarakat Indonesia. Segala sesuatu yang berasal dari rakyat haruslah dapat kembali kepada rakyat agar semua rakyat dapat merasakan dari adanya pemberlakuan pungutan tarif pajak. Dengan cara itu maka masyarakat Indonesia akan dapat untuk memperoleh keadilan dari para pemangku kekuasaan penentu pajak.